Langsung ke konten utama

Gurunya Generasi Z | Oleh : Wasril Tanjung, S.Pd

Gurunya Generasi Z

Kids zaman now adalah mereka yang tergolong pada kelompok generasi Z. Generasi Z sering juga disebut dengan generasi digital. Mereka adalah pengguna aktif teknologi digital. Mereka aktif di dunia maya dan waktu bermainnya lebih sering bersama gawai (gadget/HP/android). Mereka mengetahui banyak hal tentang program-program yang terdapat di laptop/komputer dan pandai mengoperasikannya. Dalam pemanfaatan teknologi, gurunya bahkan kalah saing dengan siswanya. Inilah tantangan gurunya generasi Z. 

Siswa zaman now sangat update dengan perkembangan zaman. Terutama mereka yang berdomisili di daerah perkotaan. Dengan gawai yang ada di tangannya, ia bisa menjangkau dunia lebih jauh dan lebih cepat daripada gurunya. Pengetahuan baru bagi guru yang disampaikan kepada siswanya bisa jadi bukanlah hal yang baru bagi mereka. Karena mereka telah terlebih dahulu mengetahuinya dari internet. Inilah tantangan gurunya generasi Z.

Ketergantungan mereka menggunakan teknologi membuat mereka menjadi pribadi yang individualis. Sehingga, hubungan sosialnya menjadi kurang baik. Ditambah lagi pengaruh-pengaruh negatif yang terselip di postingan-postingan dunia maya, membuat pikiran suci mereka dikotori secara tidak langsung. Apa yang dilihat dan didengarkannya di media sosial, akan berdampak para perilakunya dalam kehidupan sehari-hari. Perisai akhlak mereka menjadi tidak kokoh karena pengaruh kiriman di dunia maya. Inilah tantangan gurunya generasi Z.

Ciri-ciri lain generasi Z adalah menginginkan sesuatu yang serba cepat, tidak bertele-tele, dan tidak berbelit-belit. Dalam dunia pendidikan, jika mereka bertemu dengan guru yang berbelit-belit menyampaikan materi pembelajaran, maka mereka tidak akan betah. Hal ini terjadi karena mereka telah terbiasa memanfaatkan teknologi yang sejatinya untuk mempermudah dan mempercepat aktivitas manusia. Sehingga aktivitas yang tidak efisien akan membuat mereka tidak betah berlama-lama. Inilah tantangan gurunya generasi Z.

Pesatnya informasi yang berkembang membuat generasi Z mudah sekali meniru sesuatu yang sedang trend. Padahal, tidak semua hal yang viral pantas untuk ditiru oleh mereka. Jika tidak diarahkan dengan baik, maka generasi Z akan meniru hal-hal yang menurutnya menarik. Maka perlu adanya penanaman nilai-nilai agama kepada generasi Z. Hal ini dalam rangka membentengi diri mereka agar tidak mudah mengikuti trend yang berkembang. Dalam hal ini guru memiliki peran yang sangat penting. Inilah tantangan gurunya generasi Z.

Dari pemaparan di atas, setidaknya ada 5 tantangan para guru dalam menghadapi generasi Z. Pertama, guru zaman now sedang berhadapan dengan siswa yang mahir menggunakan teknologi. Kedua, siswa zaman now lebih update daripada gurunya. Ketiga, pengaruh-pengaruh negatif lebih mudah menyebar kepada siswa. Keempat, siswa zaman now tidak suka dengan guru yang tidak efektif dan efisien dalam mengajar. Kelima, perlu adanya penguatan nilai-nilai agama kepada siswa zaman now sebagai bekal untuk membentengi diri. 

Bersambung...


Wasril Tanjung, S.Pd
Calon Anggota DPRD Kota Jambi
Dapil Kecamatan Alam Barajo
Partai Keadilan Sejahtera (PKS)

Berikan aspirasimu melalui
Instagram : @wasriltanjung

Komentar