@wasriltanjung - Lancar berbicara di depan publik tentunya menjadi dambaan tersendiri bagi kita. Bahkan untuk bisa tampil mengesankan kita rela menghabiskan banyak waktu untuk mengulang-ulang materi yang akan disampaikan.
Memang, bobot materi yang akan disampaikan adalah hal terpenting yang mesti dikuasai. Tetapi, yang utama bukanlah itu. Kali ini saya akan berbagi ilmu tentang apa saja faktor yang mempengaruhi kesuksesan saat Public Speaking.
Menurut hasil riset, ada 3 hal yang mempengaruhi kesuksesan seseorang berbicara di depan publik. Yakni,
1. Apa yang kita sampaikan (7%)
Audience akan antusias mendengarkan apa yang kita sampaikan jika materi yang disampaikan menarik menurut mereka. Ingat! Terkadang, menarik menurut kita belum tentu menarik bagi mereka. Jadi, penting bagi kita untuk memahami audience agar kita bisa menggunakan metode yang tepat untuk membuat mereka tertarik dengan apa yang kita sampaikan. Selain itu, memilih topik pembicaraan yang relate dengan audience pun juga penting untuk dilakukan.
2. Suara saat menyampaikan pesan (38%)
Sikap kita saat menyampaikan materi di depan publik jangan disamakan dengan sikap kita berbicara dengan 1 atau 2 orang yang mungkin suaranya tidak perlu tinggi-tinggi. Datar saja pun bisa. Beda kondisinya berbicara di depan publik. Posisi dan kondisi audience berbeda-beda.
Mereka yang ada di belakang kita dipastikan bagaimana bisa mendengarkan apa yang kita sampaikan. Mereka yang sedang tidak fokus mesti diupayakan bagaimana mendengarkan apa yang kita sampaikan. Mereka yang ngantuk pun juga demikian. Maka, cara untuk membuat mereka fokus mengamati kita adalah dengan mendinamisasikan suara yang kita keluarkan. Kadang tinggi, rendah, kuat, lembut, teriak, medok, cepat, lambat, dan lain-lain. Mainkan suaranya, jangan hanya satu nada!
3. Bagaimana cara kita menyampaikan (55%)
Sebagus apapun materinya, sekuat apapun suara kita, penonton akan kurang antusias jika cara kita menyampaikan biasa-biasanya. Apalagi jika terlalu formal, tidak ada candaan, hanya diam di tempat, tidak ada gerakan kesana-kemari, statis, membosankan, tidak totalitas, malu-malu, grogi, dan lain sebagainya.
Lihatlah para public speaker yang selama ini sudah berpengalaman. Kalian tertarik dengan mereka karena apanya? Mungkin materi yang disampaikan sama dengan pembicara yang lain. Tapi yang membedakannya adalah cara menyampaikan pesannya.
Dalam hal ini, kalian dituntut untuk berani berkreasi untuk menyampaikan materi. Jangan sekedar menyampaikan materi. Tapi, mesti benar-benar direncanakan. Sehingga, apa yang disampaikan tepat sasaran di waktu yang tepat. Sistematiskan pesan yang akan disampaikan. Belajarlah dari para Stand Up Comedian. Mereka menggunakan berbagai teknik untuk membuat kita tertawa. Bukan apa yang mereka sampaikan yang membuat kita tertawa, tapi cara menyampaikannya.
Jadi, saranku silahkan kalian amati para public speaker yang kalian kagumi, tiru apa yang mereka lakukan, lihatlah CARA mereka menyampaikan, lalu modifikasi sesuai dengan genre kalian. Good Luck! ^_^
Penulis : Wasril Tanjung

Setuju. Terutama yang nomor 2. Seorang penceramah bersuara lantang dan nadanya yang enak didengar, sangat menentukan sukses tidaknya dia merebut hati audien.
BalasHapus