Tahun 2019 merupakan tahun penting
bagi para politisi di Indonesia. Tepat di tanggal 17 April 2019, akan ada
pertarungan politik untuk memperebutkan posisi presiden, anggota DPR, dan
anggota DPD. Para tokoh publik yang selama ini hadir memberikan kontribusi di
level organisasi kemasyarakatan atau lembaga lainnya, akan mengusulkan diri dan
bahkan ada juga yang namanya diusulkan oleh partai politik untuk maju sebagai
wakil rakyat. Seiring dengan berkembangnya peradaban, maka di tahun 2019 nanti
akan ada yang berbeda. Dimana nantinya para politisi yang akan bertarung di
pesta politik 2019 mayoritasnya berasal dari generasi milenial.
Generasi milenial atau generasi Y
adalah mereka yang lahir dari tahun 1980-an hingga awal 1990-an. Di tahun 2019,
usia mereka sekitar 25-40 tahun. Mereka adalah generasi pengguna internet. Maka, dapat diprediksikan di tahun 2019 nanti akan banyak bermunculan kampanye kreatif melalui media
sosial. Penggunaan baleho sebagai sarana untuk menyampaikan visi-misi calon
sudah tidak terlalu efektif lagi. Sebab, para pemilih di tahun 2019 lebih
menyukai konten dalam bentuk visual dan audio visual.
Selain itu, para pemilih pemula di
tahun 2019 nanti justru kebanyakan berasal dari
kalangan generasi Z. Mayoritas mereka memiliki android dengan akses internet
yang begitu cepat. Hampir setiap waktu mereka memegang gadget untuk mengakses
media sosial dan game online. Maka, para politisi yang kreatif dalam membuat
konten di media sosial akan lebih sering mereka jumpai aktivitasnya daripada
politisi yang hanya menggunakan baleho sebagai sarana kampanye.
Saya pernah melakukan survei di sekolah
tempat saya mengajar tentang media sosial apa yang paling banyak siswa gunakan.
Ternyata, instagram merupakan media sosial yang paling sering mereka akses. Dibawahnya
adalah Line, Facebook, dan whatsapp. Artinya, para politisi yang akan bertarung
di tahun 2019 nanti harusnya memahami kondisi ini. Dengan memanfaatkan media
sosial, maka mereka akan lebih mudah untuk menarik simpati para pemilih pemula.
Untuk para pengguna media sosial,
kita harus bersiap-siap bahwa nantinya kita akan sering menemui banyak
foto-foto calon wakil rakyat bertebaran di media sosial. Kita harus cerdas! Jangan
kegantengan sebagai patokan kita untuk memilih wakil kita di pemerintahan. Pilihlah
yang kita kenal bahwa dia berkualitas dari segi keilmuan, akhlak, dan ibadahnya.
Selain itu, kita juga mesti tahu bagaimana pengalaman kariernya selama ini. Kita
bisa lihat aktivitasnya di media sosial. Atau kalo perlu kita cek saja di mbah
google. Ketik namanya. Muncul atau tidak fotonya. Kalo muncul, berarti dari
segi popularitas dia lumayan terkenal. Tapi yang terpenting adalah kualitasnya,
bukan popularitas.
Wasril Tanjung, S.Pd
Calon Anggota DPRD Kota Jambi
Daerah Pilih Kecamatan Alam Barajo
Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
Calon Anggota DPRD Kota Jambi
Daerah Pilih Kecamatan Alam Barajo
Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
Berikan aspirasimu melalui
Instagram : @wasriltanjung
Facebook : Wasril Tanjung Al-Ardvici II

Komentar
Posting Komentar