Kampus seperti miniatur sebuah
negara. Didalamnya terdapat lembaga eksekutif dan lembaga legislatif mahasiswa.
Lembaga ekskutif mahasiswa dipimpin oleh presiden mahasiswa atau presiden BEM
yang dipilih langsung melalui pemilihan umum mahasiswa. Calon presiden &
wakil presiden BEM yang bertarung pada pemilihan umum mahasiswa diusung oleh
partai mahasiswa. Persis dengan pemilu di negeri ini. Itulah sebabnya kampus
seringkali disebut sebagai miniatur negara.
Di pemilu raya mahasiswa tahun
2012, saya terpilih sebagai presiden mahasiswa Universitas Jambi periode
2012-2013. Saya diusung oleh Partai Bintang Mahasiswa yang pada saat itu meraih
suara terbanyak pada pemilihan umum mahasiswa UNJA. Selama menjabat, saya
bersama pengurus BEM KBM UNJA 2012-2013 banyak sekali membuat kegiatan yang dapat
menambah wawasan mahasiswa, melatih skill mahasiswa di bidang kepemimpinan,
entrepreneur, dan akademik.
Ketika di BEM, kami juga
mengadvokasi keluhan-keluhan mahasiswa terkait pelayanan kampus. Selain itu,
kami juga aktif menyorot kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah
provinsi Jambi maupun kebijakan nasional. Sehingga, apa yang dilakukan oleh
anggota dewan dan pemerintah daerah, para aktivis BEM lebih kurangnya
mengetahui bagaimana polanya. Karena di saat itu kita seringkali berdiskusi
bersama jurnalis media dan beberapa tokoh publik yang berpengaruh di provinsi Jambi.
Dengan pengalaman yang pernah
didapatkan di BEM KBM UNJA dan kegiatan organisasi kepemudaan, maka saya
dicalonkan oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk maju pada pemilihan anggota
DPRD Kota Jambi dapil Alam Barajo (Kenali Besar, Mayang Mangurai, Rawasari,
Bagan Pete, dan Beliung) di tahun 2019.
Saat ini, saya berprofesi sebagai
guru di salah satu sekolah swasta Kota Jambi. Selain itu, saya juga aktif di
kegiatan pemuda di kota Jambi. Maka, saya berkeinginan untuk mendorong peningkatan
mutu pendidikan dan mengusulkan program pemberdayaan bakat dan potensi pemuda di
kota Jambi. Saya akui bahwa untuk mewujudkannya tidak bisa terjadi secara
instant. Butuh proses yang tersistematis agar hasil yang dicapai sesuai dengan
harapan. Maka, saya sangat butuh masukan dari berbagai pihak yang bisa
memberikan ide dan arahan. Saya membayangkan bahwa nantinya saya akan sering berdiskusi
dengan para akademisi, tokoh agama, tokoh publik, para senior, dan para aktivis
kepemudaan untuk mewujudkan kota jambi yang lebih OKE. Sehingga, gagasan yang
dihasilkan benar-benar dapat memberikan dampak yang besar.
Wasril Tanjung, S.Pd
Calon Anggota DPRD Kota Jambi
Daerah Pilih Kecamatan Alam Barajo
Berikan aspirasimu melalui
Instagram : @wasriltanjung
Facebook : Wasril Tanjung Al-Ardvici II

Komentar
Posting Komentar