Langsung ke konten utama

Sinopsis Buku "Aku Anak Rohis" | Oleh : Wasril Tanjung, S.Pd




Saat ini, kita sedang berada di era dimana ketika pemuda islam yang taat melakukan ibadah dan mereka berkumpul bersama untuk membangun peradaban, justru dicurigai bahwa mereka adalah bibit-bibit teroris dan dianggap sebagai aliran sesat. Sementara ketika pemuda islam yang jarangkali melakukan ibadah justru dianggap wajar. 


Bahkan seringkali kita jumpai para pemuda berpelukan mesra di atas motor dengan lawan jenis, menggunakan pakaian yang tidak sesuai dengan syariat agama, dan menghabiskan waktu bermain game online di warnet. Apa yang mereka lakukan dianggap wajar oleh banyak orang. Dengan dalih karena mereka masih muda. Mereka tidak pernah dipertanyakan aliran agamanya. Sedangkan yang taat ibadah dan sering mengikuti kajian agama, justru di”cap” sok suci. Innalillahi wainna ilaihi rojiun...

Dilatarbelakangi hal tersebut, maka rohis muncul ke permukaan untuk menjawab tantangan tersebut dalam rangka memperbaiki nama baik pemuda islam. Rohis merupakan wadah bagi para pemuda islam yang ingin melakukan perubahan diri untuk menjadi pribadi yang dirindukan oleh penduduk langit dan penduduk bumi. Rohis bukanlah kumpulan orang-orang baik, tapi kumpulan orang-orang yang sedang menjadi baik. Rohis merupakan organisasi yang bertujuan untuk meluruskan akidah para pemuda islam kepada islam yang lurus, membimbing pemuda islam untuk melakukan ibadah yang benar, dan sebagai sarana untuk memperbaiki akhlak para pemuda islam.

 
Dalam perjalanannya, rohis tentunya membutuhkan referensi yang dapat dijadikan pedoman untuk bertindak. Selain itu, para anggota harus terus diberikan suplemen motivasi agar selalu tergugah untuk menjadi anak rohis. Oleh karena itu, penulispun menulis buku “AKU ANAK ROHIS” sebagai sarana mempermudah penyampaian visi rohis secara global. Sehingga, para anggota menjadi paham sebenarnya apa tujuan besar mereka berada di rohis. Mereka berada di rohis bukanlah sekedar kumpul-kumpul belaka, melainkan memiliki visi yang besar. Apakah visi besar tersebut? Telah dipaparkan di buku tersebut.

Selain berfungsi sebagai sarana menyatukan pemahaman anggota rohis terhadap rohis, buku “AKU ANAK ROHIS” juga dapat digunakan sebagai sarana anak rohis untuk mengenalkan rohis kepada teman-temannya yang lain. Jadi, bagi kamu yang ingin mengajak temanmu bergabung dengan rohis, kamu tidak repot lagi memaparkan apa itu rohis kepada mereka. Berikan saja buku “AKU ANAK ROHIS” kepada mereka. 



Di buku tersebut dipaparkan dalil-dalil yang dapat menginspirasi dan lebih meyakinkan pembaca bahwa betapa Allah swt merindukan orang-orang yang senantiasa melakukan perubahan diri dan berusaha melakukan perubahan bagi lingkungannya. Rohis, berusaha untuk mengambil peran itu. Jika setelah membaca buku “AKU ANAK ROHIS” mereka masih bertanya-tanya, suruhlah mereka ikut mentoring barang 3-5 kali pertemuan, maka mereka akan menjadi paham dan mau bersama dengan rohis. Insya Allah..

Alhamdulillah, buku ini telah terjual ke berbagai daerah di Indonesia. Yakni; Riau, Sumbar, Palembang, Lampung, Jambi, Jakarta, Bandung, Tangerang, Jateng, Jatim, Yogyakarta, Semarang, Banjarmasin, Pontianak, dan Makassar. Pembelinya tidak hanya dari kalangan siswa sekolah, tetapi juga dari kalangan mahasiswa. Karena, rohis tidak hanya berkembang di sekolah, tetapi juga di perguruan tinggi. 

Luar biasanya, cetakan pertama buku AKU ANAK ROHIS terjual habis dalam waktu kurang dari seminggu. Dan dalam tempo kurang dari 2 minggu, buku “AKU ANAK ROHIS” telah terjual sebanyak 300 eksemplar. Hal ini menunjukkan bahwa buku “AKU ANAK ROHIS” dapat dijadikan sarana untuk memperkenalkan rohis kepada publik. 

Buku “AKU ANAK ROHIS” ditulis sebanyak 145 halaman ditulis dengan gaya bahasa yang bernuansa motivasi. Sehingga tidak membuat pembacanya menjadi berkerut dahi dan merasa jenuh saat membacanya. Salah satu pembaca buku “AKU ANAK ROHIS” dari SMAN 4 Kota Jambi sempat mengirim inbox kepada penulis 3 jam setelah ia membeli bukunya.

“Assalamu’alaikum kak.. Bukunya sudah kami baca sampai habis. 2 jam nonstop kami baca bukunya. Merinding baca bukunya kak. Bahkan, kami sempat meneteskan air mata saat membacanya. Buku “AKU ANAK ROHIS” menjadi salah satu kategori buku favorit yang pernah kami baca” ucap Nur Laila (siswi SMAN 4 Kota Jambi)


Selain itu, penulis juga sempat mendapatkan inbox yang cukup mengejutkan. Kali ini dari sumatera barat.

“Assalamu’alaikum akhina Wasril Tanjung.. Ini kita dari tim dakwah sekolah SUMBAR mau pesan buku Aku Anak Rohis sebanyak 50 eksemplar. Kita ingin menjadikan buku tersebut sebagai referensi anak rohis di Sumbar”


Di media sosial, penulis juga dikagetkan dengan berubahnya foto profil 3 admin facebook rohis berskala nasional dengan foto buku Aku Anak Rohis.


Insya Allah pada tanggal 21 Februari 2016, Forum Studi Islam (FSI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Univesitas Jambi akan mengadakan acara bedah buku "AKU ANAK ROHIS" yang bertempat di Aula Rektorat lt.3 Universitas Jambi. Silahkan dipesan tiketnya ya.. ^_^


 Nah, bagi kamu yang belum membaca bukunya tentu penasaran dengan isi bukunya. Yuk! Silahkan diorder bukunya. Harga bukunya Rp.45.000,-. Kamu akan mendapatkan tanda tangan dan kalimat motivasi dari penulisnya. Jika beruntung, kamu berkesempatan untuk foto bareng sama penulisnya. Buruan dipesan ya... 

Bagi kamu yang sudah membaca bukunya, penulis menunggu testimoni kamu setelah membaca buku “AKU ANAK ROHIS”. Testimoni terbaik akan dipublikasikan di internet dan akan dipublikasikan saat penulis memberikan materi di berbagai tempat. Ditunggu testimoninya ya...

Yosh!! Semoga terinspirasi...
^_^ 
#Motifisika

Komentar

Posting Komentar