Konsep dasar dari inovasi yang penulis terapkan ini adalah berupa metode pemberian reward kepada siswa yang berhasil mengerjakan tugas yang diberikan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi siswa agar berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran. Ide ini diterapkan dilatarbelakangi oleh kurangnya minat siswa untuk berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran. Selain itu, minimnya siswa yang mau berpartisipasi untuk menjawab soal yang diberikan oleh guru pada kegiatan pembelajaran berlangsung. Sehingga, kegiatan pembelajaran terkesan kurang efektif. Maka perlu adanya metode untuk menciptakan suasana kompetitif di kelas agar siswa termotivasi untuk menjawab soal yang diberikan.
Biasanya guru menjanjikan kepada
siswa akan memberikan reward berupa pemberian
tambahan nilai bagi siswa yang bisa mengerjakan soal yang diberikan guru.
Ternyata hal tersebut tidak lagi membuat siswa tertantang untuk mengerjakan
soal. Siswa yang antusias untuk menjawab soal yang diberikan pun pada umumnya
hanyalah siswa yang notabenenya cerdas. Maka untuk memotivasi seluruh siswa
agar dapat berpatisipasi aktif pada kegiatan pembelajaran, penulis menginovasikan
pemberian reward kepada siswa yang
berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran dengan memanfaatkan media sosial
Instagram.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan
oleh Randolf A. Manampiring (2015) yang diterbitkan dalam e-journal “Acta Diurna” tentang peranan media sosial instagram dalam interaksi antar siswa
SMA Negeri 1 Manado yang telah dipaparkan pada bab sebelumnya menyebutkan
bahwa media sosial instagram adalah salah satu media sosial yang paling digandrungi
oleh para siswa saat ini. Akun instagram
yang memiliki follower banyak disukai
oleh kalangan siswa, sehingga
siswa yang memilikinya akan bangga atas hal tersebut. Berdasarkan
hal tersebut, maka penulis menginovasikan hasil penelitian tersebut berupa
pemberian reward kepada siswa yang
berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran dengan pemberian “like” atau mem-follow akun Instagram
siswa.
Selain pemberian reward berupa “like” dan “follow”,
penulis juga memanfaatkan Instagram
sebagai sarana untuk berbagi informasi tambahan kepada siswa tentang materi
pembelajaran. Selain
itu, penulis juga mempublikasikan hasil presentasi siswa mengenai materi
pembelajaran yang dibahas pada hari itu di Instagram.
Sehingga, siswa dapat memperlihatkan rekaman presentasi yang telah dilakukannya
di sekolah kepada orangtuanya di rumah. Siswa pun dengan bangga menunjukkan
kepada orangtuanya bahwa gurunya telah mengupload hasil presentasi yang telah
dilakukannya.
Memanfaatkan Instagram dalam kegiatan pembelajaran merupakan salah satu upaya
guru untuk memberikan ruang belajar yang menyenangkan kepada siswa. Metode ini diharapkan
dapat meningkatkan motivasi siswa untuk belajar fisika. Karena berdasarkan
teori yang dipaparkan di bab sebelumnya, apabila siswa telah termotivasi untuk
belajar, maka hasil belajar siswa pun akan meningkat.

Komentar
Posting Komentar