Langsung ke konten utama

Sinopsis Buku "FISIKA KESUKSESAN" | Oleh : Wasril Tanjung, S.Pd

Pernahkah anda memiliki teman yang perannya sangat dibutuhkan di lingkungan anda namun IPK-nya tidak terlalu tinggi?

Tahukah anda bahwa Bill Gates dulunya adalah mahasiswa yang DROP OUT dari kuliah namun akhirnya ia berhasil menjadi orang yang paling kaya di dunia?

Pernahkah anda melihat orang yang cacat namun mampu melakukan hal yang tidak biasa dilakukan oleh orang yang tidak cacat?

Jika anda mengatakan pernah, maka pertanyaan selanjutnya adalah mengapa bisa terjadi demikian?

Jawabannya adalah karena mereka memiliki kualitas diri yang lebih daripada orang biasa. Bukanlah tinggi atau tidak IPK-nya, bukanlah seberapa banyak ijazah yang dimilikinya, bukan pula seberapa sempurnanya anggota tubuh seseorang. Namun, yang membedakan antara si A dan si B adalah kualitas dirinya dan seberapa bergunanya orang tersebut. Contoh kecilnya adalah antara segenggam emas dan segenggam kayu. Meskipun wujudnya sama-sama padat, namun harga segenggam emas lebih tinggi daripada harga segenggam kayu. Loh, apa yang membuatnya beda?

Menurut ilmu fisika, massa jenis emas lebih besar daripada massa jenis kayu. Itulah yang menjadi pembeda antara emas dan kayu. Makanya, emas berukuran sebesar jempol lebih berat daripada kayu yang juga sebesar jempol. Nah, begitu pula dengan manusia. Wujudnya sama manusia, tapi kualitasnya berbeda-beda. Dengan kata lain, jika ingin menjadi orang yang luar biasa di dunia ini, maka pantaskan dulu diri anda menjadi orang yang berkualitas. Sebab, orang yang berkualitas lebih mahal harganya dan akan dicari-cari oleh orang banyak. Ini membuktikan bahwa kualitas diri seseorang merupakan kekuatan bagi dirinya. Artinya, jika ingin memiliki kekuatan, maka tingkatkanlah kualitas diri.

Jika anda memiliki kualitas, maka anda akan memiliki kekuatan. Baik itu kekuatan untuk menjalani kehidupan ini maupun kekuatan untuk mengajak orang lain kepada kebaikan. Jika anda mudah untuk mengajak orang lain kepada kebaikan, itu membuktikan bahwa anda adalah pribadi yang menginspirasi atau tokoh teladan. Karena, tak semua orang mau diajak oleh seseorang, kecuali orang yang dipercayainya yakni tokoh teladan. Nah, semua ini berawal dari bagaimana caranya agar kita menjadi berkualitas terlebih dahulu, lalu barulah kita akan menjadi sumber inspirasi bagi orang lain secara tidak langsung.

Telah dijelaskan sebelumnya bahwa ketika seseorang telah memiliki kualitas diri maka ia akan memiliki kekuatan. Menurut ilmu fisika, kekuatan rumusnya adalah :

Dimana :

P = kekuatan (W)
W = Usaha (J)
t = waktu (s)
F = Gaya (N)
m = Massa (kg)
v = kecepatan (m/s)
a = percepatan (m/s^2)
d = perpindahan (m)

Dengan menggunakan rumus di atas, maka akan dapat mempermudah kita untuk memiliki nilai kekuatan. Jika difisikakan, maka bahasa “untuk mendapatkan kekuatan yang besar diperlukan kualitas diri yang besar” kalimatnya dikonversikan menjadi seperti ini : “untuk mendapatkan nilai P yang besar, maka diperlukan besaran-besaran W, t, F, m, v, a dan d”

Penulis paham bahwa fisika adalah materi yang cukup rumit untuk dipahami oleh orang yang awam dengan fisika. Itulah sebabnya, penulis pun mengkonversikan besaran fisika tersebut menjadi bahasa yang mudah dipahami oleh orang yang tidak paham dengan fisika pun di buku fisika kesuksesan ini. Dimana, penulis memaparkan satu persatu tentang besaran-besaran tersebut dalam konteks kehidupan sehari-hari dengan menggunakan ayat-ayat Al-qur’an, hadits, fenomena sosial, kisah, kronologis peristiwa, serta aplikasinya dalam kehidupan.

Sebagai contoh, penulis hendak memaparkan bagaimana konsep gaya (F) di fisika dalam kehidupan ini. Jadi begini, misalnya ada yang bertanya bagaimana cara agar seseorang bisa sukses? Maka buku ini menjawabnya dengan menggunakan hukum I, II dan III Newton.

Pertama, Hukum I Newton menjelaskan bahwa setiap benda tidak akan bergerak apabila tidak diberikan gaya padanya. Begitu juga dengan manusia. Ia tidak akan sukses jika ia tidak melakukan sesuatu. Meskipun ia memiliki keinginan yang besar untuk sukses. Pemaparan lengkapnya telah dijelaskan di buku fisika kesuksesan.

Kedua, Hukum II Newton menjelaskan bahwa ketika suatu benda bergerak, ada komponen-komponen yang mempengaruhinya agar ia tetap terus bergerak. Penjelasannya lengkap di buku fisika kesuksesan. Nah, akhir dari pembahasan ini penulis hendak menyampaikan kepada pembaca bahwa tingkatkanlah kapasitas ilmu dan iman agar dapat bertindak cepat dan tepat di dunia ini dalam rangka menuju gerbang kesuksesan.

Ketiga, Hukum III Newton menjelaskan tentang pasangan aksi-reaksi ketika terjadi suatu gaya. Dalam hal ini, penulis hendak menyampaikan pesan bahwa semakin besar aksi yang anda lakukan, maka semakin besar pula hasil yang akan anda dapatkan. Penjelasan lengkapnya telah dipaparkan di buku fisika kesuksesan.

Nah, begitulah seterusnya isi buku fisika kesuksesan. Setelah membaca buku ini, pembaca akan menjadi lebih tahu hal-hal apa saja yang mesti dilakukan agar bisa menjadi pribadi berkualitas. Pribadi berkualitas di sini bukan hanya bagaimana mendapatkan nilai tinggi ketika kuliah, atau bagaimana bisa menjadi jawara kelas. Tapi, mencakup semua bidang. Baik itu berkualitas dalam bidang kepemimpinan, entrepreneur, penulis, motivator, guru, dan sebagainya. Artinya, buku ini dapat dibaca oleh siapapun.


Spesifikasi buku:
Harga buku Rp.35.000,-
Jumlah halaman : 145 hlm
Ukuran buku : 14 cm x 21 cm
Font & size : Calibri 11
Penerbit : Sinergi fokus media, Jakarta Selatan
Cetakan I : 2.000 eksemplar

Bagi yang berminat, silahkan hubungi :
WA/HP     : 082306996282
Instagram : wasriltanjung
Facebook : Wasril Tanjung AL-Ardvici

Bagi yang dari luar jambi, dapat dipaketkan namun ongkos kirim ditanggung sendiri.

Semoga terinspirasi
^_^
#Motifisika

“Berusahalah di atas rata-rata untuk mendapatkan hasil di atas rata-rata”
_Wasril Tanjung_

Komentar